Walikota Tanggerang Klaim Mi Instan Bikin LGBT



LAHANPOKER – Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menjadi bahan perbincangan dan pemberitaan hangat media luar negeri karena pernyataannya yang mengaitkan konsumsi mi instan dan susu formula dengan maraknya fenomena LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender) yang akhir-akhir ini hangat diperbincangkan di Indonesia.

Berita itu dimuat Daily Mail dan kemudian di-share ke laman Facebook-nya hingga menimbulkan perdebatan dan celaan oleh beberapa pembaca atas pernyataannya yang dinilai kontroversial.

Daily Mail menulis, Wali Kota sebuah kota besar di Indonesia mendapat kecaman karena telah membuat pernyataan bahwa mi instan dan susu formula anak-anak telah menciptakan para bayi gay.



Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah, lanjut Daily Mail, membuat klaim aneh dalam sebuah seminar kehamilan, di sebuah acara yang diselenggarakan di sebuah kota yang terletak di sebelah barat Jakarta, awal pekan ini.

"Untuk mencetak anak Indonesia yang sehat, cerdas, dan memiliki daya saing kuat, yang paling penting dan awal dilakukan adalah bagaimana memberikan asupan gizi yang cukup, terutama ASI," papar Arief dalam seminar yang diikuti ratusan ibu hamil tersebut.

Menurutnya, tren saat ini banyak orangtua sibuk bekerja hingga akhirnya anak hanya diberi susu kaleng dan makanan instan. Padahal, pemenuhan gizi anak pada 1.000 hari pertama kehidupan sangat penting. Jika asupan nutrisinya tidak dipenuhi, dampaknya pada perkembangan anak akan bersifat permanen.


"Makanya, enggak heran kalau akhir-akhir ini ada LGBT," tuturnya.

Beberapa komentar miring langsung menyerang Arief Wismansyah, diantaranya diungkapkan beberapa pengguna Facebook berikut ini.

Dalam satu jam setelah berita itu di-posting di laman Facebook Daily Mail, sebanyak 600 orang memberikan like dan di-share sebanyak 400-an kali, dengan jumlah komentar lebih dari 240.




Comments

Popular posts from this blog

Ini Video Prank Ojol Sampai Nete dan J1L4T M3M3K

VIRAL! Video Mesum Pegawai Bank SUMSEL BABEL Tersebar!

Emak-Emak Rebutan Dendeng Daging di Kondangan Sampai Baku Hantam